BENER MERIAH : Wakil Ketua DPR Aceh, Salihin, kembali menggulirkan dana aspirasi pokok pikiran (pokir) untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah. Nilainya tak kecil, total Rp 8 miliar. Tambahan ini mempertegas peran Salihin dalam mendorong bantuan langsung bagi warga terdampak bencana di dua kabupaten tersebut.
Sebelumnya, Salihin telah mengalokasikan Rp 6 miliar, masing-masing Rp 3 miliar untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah. Dana itu difokuskan pada bantuan sandang serta bahan baku rumah bagi korban banjir bandang dan tanah longsor. Penyalurannya dilakukan melalui Dinas Sosial setempat.
Beberapa hari lalu, Salihin kembali menambah alokasi Rp 2 miliar melalui jalur yang sama. Bantuan tahap lanjutan ini berupa paket kebutuhan keluarga (family kit) dan perlengkapan anak (kids ware), menyasar masyarakat kurang mampu serta korban bencana.
Kepala Dinas Sosial Bener Meriah, Hasyimi, mengatakan pihaknya telah menerima 400 tas kids ware dan 250 tas family kit. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Salihin yang terus menunjukkan kepedulian dan memperjuangkan bantuan bagi masyarakat kurang mampu serta korban bencana di Bener Meriah,” ujarnya, Senin, 27 April 2026.
Menurut Hasyimi, bantuan terbaru ini merupakan tahap ketiga dari rangkaian distribusi melalui Dinas Sosial Aceh. Pada tahap sebelumnya, bantuan yang disalurkan mencakup seng, triplek, paku, hingga kebutuhan sandang seperti kain sarung, mukena, jilbab, dan handuk.
“Untuk tahap ketiga ini, total nilainya mencapai Rp 1 miliar dan akan segera kita distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut menjadi penopang penting bagi warga yang terdampak musibah, mulai dari kebakaran rumah hingga bencana alam lainnya. Selain material bangunan, paket bantuan juga menyasar kebutuhan dasar keluarga dan perlengkapan anak.
“Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban masyarakat, baik untuk perbaikan rumah maupun kebutuhan sehari-hari,” ujar Hasyimi.(*)
Sumber : aktualaceh.id penulis (Afrian Termulo)
