Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi membatalkan pelaksanaan event pacuan kuda yang sebelumnya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Takengon ke-447 tahun 2026.
Keputusan tersebut diambil melalui musyawarah bersama yang melibatkan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan di daerah.
Pembatalan ini dilakukan karena Aceh Tengah masih dalam tahap pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa waktu lalu. Pemerintah menilai kondisi saat ini belum memungkinkan untuk menggelar kegiatan berskala besar seperti pacuan kuda.
Kebijakan ini juga merupakan hasil dari dialog dan public hearing dengan berbagai elemen masyarakat, guna memastikan keputusan yang diambil sejalan dengan kondisi dan kebutuhan warga.
Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin Pratama, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk empati terhadap masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa meskipun sektor pariwisata penting, aspek kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.
Pemerintah berharap masyarakat dapat memahami keputusan tersebut dan bersama-sama fokus pada upaya pemulihan daerah.
