Aceh Aceh Tengah Gayo Nasional Opini
Beranda / Opini / Jujur 50 Ribu Sehari di Kota Takengon, Gak Ada Harga Dirinya Lagi Sekarang

Jujur 50 Ribu Sehari di Kota Takengon, Gak Ada Harga Dirinya Lagi Sekarang

Share

Takengon — Di tengah naiknya harga kebutuhan sehari-hari, uang Rp50 ribu kini terasa semakin kecil bagi masyarakat di Takengon. Bahkan, untuk kebutuhan sederhana saja, nominal tersebut sudah habis sebelum sempat digunakan untuk makan.

Harga satu gelas kopi sanger di sejumlah warung kopi kini berkisar Rp15 ribu. Sementara satu bungkus rok*k mencapai Rp25 ribu dan bensin motor Rp10 ribu. Jika dijumlahkan, totalnya sudah tepat Rp50 ribu.

Artinya, uang Rp50 ribu sehari kini hanya cukup untuk kopi, rokok, dan bensin. Belum termasuk makan, parkir, hingga kebutuhan lainnya.

Kondisi ini pun ramai menjadi perbincangan warga di media sosial. Banyak yang menilai biaya hidup di Takengon perlahan ikut meningkat, terutama untuk kebutuhan harian dan nongkrong di warung kopi yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dataran tinggi Gayo.

Permintaan Wabup Muchsin Hasan soal Rasionalisasi Harga Lapak Disebut Tak Digubris EO

Populer Bulan Ini

01

Ratusan Warga Manfaatkan Pelayanan Terpadu HUT RI ke-81 di Musara Alun Takengon

02

Kebakaran Pasar Jagong Jeget, 243 Warga Terdampak

03

Pertamina Naikan Harga Pertamax Menjadi 16.650 Per Liter

04

Seorang Anak Asal Aceh Tengah Ditemukan Telantar di Bireuen

05

Lapangan Musara Alun Tampak Bersih, Siap Jadi Lokasi HUT RI ke-81 : Mengembalikan Sejarah ke Tengah Masyarakat Gayo

Ikuti Kami di Instagram

Ikuti Kami di TikTok

Loading TikTok feed...