Aceh Aceh Tengah Gayo Trending News
Beranda / Trending News / RSUD Datu Beru Tanggapi Keluhan Keluarga Pasien yang Viral di Media Sosial

RSUD Datu Beru Tanggapi Keluhan Keluarga Pasien yang Viral di Media Sosial

Share

TAKENGON — RSUD Datu Beru akhirnya memberikan tanggapan terkait keluhan keluarga pasien yang beredar di media sosial dan menyoroti sejumlah pelayanan di rumah sakit tersebut.

Melalui press release yang diterbitkan pada 9 September 2026, manajemen RSUD Datu Beru menyatakan menghormati kritik, masukan dan keluhan masyarakat. Keluhan tersebut menjadi perhatian manajemen, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan Hemodialisa, Ruang Rawatan Pepangil dan Intensive Care Unit (ICU).

Terkait layanan Hemodialisa, pihak rumah sakit menyebut pelayanan tersebut membutuhkan pengaturan dan koordinasi yang ketat, mulai dari kondisi klinis pasien, ketersediaan mesin, tenaga kesehatan, jadwal tindakan hingga proses asesmen dan persiapan pasien.

Manajemen menyatakan saat ini tengah melakukan penelusuran terhadap kronologi pelayanan yang diterima pasien. Penelusuran mencakup proses penerimaan pasien, pemeriksaan, penjadwalan atau tindakan Hemodialisa, komunikasi petugas dengan keluarga serta faktor lain yang berkaitan dengan pelayanan.

Sementara untuk keluhan di Ruang Rawatan Pepangil, manajemen telah meminta unit terkait melakukan evaluasi. Aspek yang dievaluasi meliputi respons petugas, komunikasi dengan keluarga pasien, pemenuhan kebutuhan pasien selama menjalani perawatan serta koordinasi antarpetugas dan antarunit pelayanan.

KBP3A Aceh Tengah Perkuat Pengelolaan Data Gender dan Anak

Begitu juga dengan keluhan mengenai lambatnya pelayanan ICU. RSUD Datu Beru mengatakan kondisi pasien yang membutuhkan perawatan intensif merupakan situasi sensitif yang membutuhkan respons cepat dan koordinasi yang baik.

Namun, manajemen menjelaskan bahwa pelayanan ICU juga memiliki sejumlah proses klinis dan prosedural yang harus diperhatikan, seperti asesmen kondisi pasien, indikasi medis, ketersediaan tempat tidur, kesiapan peralatan dan tenaga kesehatan serta koordinasi dokter dan unit terkait.

RSUD Datu Beru menegaskan tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. Kronologi pelayanan akan diverifikasi melalui data dan catatan medis serta keterangan petugas dan pihak terkait.

Manajemen juga meminta masyarakat yang mengalami persoalan pelayanan untuk menyampaikannya melalui kanal pengaduan resmi rumah sakit agar dapat ditindaklanjuti dan ditelusuri secara menyeluruh.

Sebagai tindak lanjut atas keluhan tersebut, RSUD Datu Beru menyatakan akan memperkuat koordinasi antarunit, meningkatkan responsivitas petugas, memperbaiki komunikasi dengan keluarga pasien serta mengevaluasi alur pelayanan guna meminimalkan potensi keterlambatan.

Evaluasi Kinerja Bulanan PKB/PLKB, KBP3A Aceh Tengah Perkuat Pelayanan Program KB

Manajemen RSUD Datu Beru menegaskan bahwa kritik dan keluhan masyarakat akan menjadi bahan untuk melakukan pembenahan.

“Kami mendengar keluhan masyarakat, kami melakukan evaluasi, dan kami terus berbenah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.”

RSUD Datu Beru juga menyatakan akan melakukan perbaikan apabila dalam proses evaluasi ditemukan adanya kekurangan dalam pelayanan, sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Anggtota Badan Dan Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Tengah Temui Komisioner Baitul Mal provinsi Aceh