TAKENGON – Upaya membawa pulang Julia Mahlida, mahasiswi Al-Azhar Kairo asal Aceh Tengah yang tengah mengalami sakit, mendapat dukungan dari Baitul Mal Aceh Tengah.
Julia sebelumnya menjalani perawatan di Mesir setelah kondisi kesehatannya menurun selama kurang lebih tiga bulan. Setelah tiba di Aceh, ia sempat mendapatkan perawatan di RSUD Datu Beru Takengon sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh.
Baitul Mal Aceh Tengah ikut membantu biaya perjalanan Julia dari Mesir hingga kembali ke Aceh. Bantuan juga diberikan untuk kebutuhan pendampingan selama proses perawatan lanjutan di Banda Aceh.
Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Tengah, Majid, mengatakan pihaknya berupaya membantu kebutuhan Julia selama menjalani proses rujukan.
“Bantuan bukan hanya untuk pemulangan, tetapi juga kebutuhan pendampingan selama dirujuk ke Banda Aceh,” ujar Majid, Sabtu (19/9/2026).
Ketua Baitul Mal Aceh Tengah, Azkia Umar, menjelaskan bantuan tersebut diberikan setelah pihaknya menerima informasi mengenai kondisi Julia dari masyarakat dan pemberitaan media.
Setelah informasi tersebut ditelusuri, Baitul Mal kemudian mengambil langkah untuk memberikan bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Azkia menyebut bantuan berasal dari zakat senif Ibnu Sabil. Salah satu peruntukan zakat tersebut adalah membantu warga yang sedang berada di luar daerah atau luar negeri dan menghadapi kondisi yang menyebabkan mereka membutuhkan bantuan untuk kembali ke daerah asal.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Julia dan keluarga, terutama dalam menghadapi proses pengobatan,” kata Azkia.
Suami Julia, Nizam Mustahqiq, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Baitul Mal yang telah ikut membantu proses kepulangan istrinya dari Mesir.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga di tengah kondisi Julia yang masih membutuhkan perawatan.
“Terima kasih telah membantu dan meringankan proses kepulangan hingga kami bisa melanjutkan perawatan di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh,” ujar Nizam.

