Banda Aceh – Osa Arranoya, yang belakangan menjadi sorotan publik setelah Flexingnya viral di media sosial, menyampaikan permohonan maaf melalui sepucuk surat yang ditujukan kepada masyarakat umum, khususnya masyarakat Kabupaten Gayo Lues.
Dalam surat bertanggal Banda Aceh, 22 Juli 2026, Osa mengakui telah menyampaikan pernyataan yang menimbulkan keresahan dan melukai perasaan banyak pihak. Ia menyatakan penyesalan atas ucapannya yang dinilai tidak bijak serta menyadari bahwa tindakannya telah berdampak negatif terhadap masyarakat.
Osa juga menyampaikan bahwa dirinya menerima berbagai bentuk kritik, kecaman, hingga konsekuensi sosial sebagai pelajaran berharga. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pengingat agar lebih berhati-hati dalam bersikap maupun menyampaikan pendapat di ruang publik.
Dalam surat tersebut, ia menegaskan bahwa tidak pernah memiliki niat untuk merendahkan atau menghina siapa pun. Osa berharap permohonan maaf yang disampaikan dapat diterima oleh masyarakat serta menjadi awal untuk memperbaiki diri.
Ia juga berkomitmen untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial, menghargai norma yang berlaku di tengah masyarakat, dan menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.
Di akhir suratnya, Osa kembali memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang merasa tersinggung atas ucapannya, serta berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

