TAKENGON — Warga Aceh Tengah diimbau untuk waspada setelah beredarnya surat yang mengatasnamakan Bupati Aceh Tengah terkait bantuan tunai pascabencana.
Surat tersebut menyebutkan adanya bantuan sebesar Rp5 juta kepada masyarakat, lengkap dengan permintaan data pribadi hingga nomor rekening. Namun, informasi itu dipastikan tidak benar dan bukan berasal dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.
Pihak terkait mengingatkan masyarakat agar tidak menanggapi isi surat tersebut, apalagi sampai memberikan data pribadi atau melakukan transfer sejumlah uang.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada aparat desa atau pihak berwenang jika menemukan surat serupa agar tidak menimbulkan korban.
Pemerintah menegaskan bahwa setiap penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme resmi dan transparan, serta tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apa pun.

