Aceh Tengah Gayo
Beranda / Gayo / Pj. Sekda Aceh Tengah Mursyid Buka RRI Fest 2025, Galakkan Gerakan Hijau dan Peduli Lingkungan

Pj. Sekda Aceh Tengah Mursyid Buka RRI Fest 2025, Galakkan Gerakan Hijau dan Peduli Lingkungan

Share

Takengon – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Aceh Tengah, Drs. Mursyid, M.Si, secara resmi membuka RRI Fest 2025 yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Radio Republik Indonesia (RRI). Kegiatan berlangsung di objek wisata Lukup Badak, Kecamatan Pegasing, Jumat (05/09/2025), dengan mengusung tema “Lebih Hijau, Lebih Sehat, Lebih Berbudaya”.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan aksi nyata berupa penanaman pohon dan pembersihan aliran Sungai DAS Peusangan sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Acara ini diikuti oleh seluruh pegawai RRI Takengon, pelajar, TNI-Polri, komunitas peduli lingkungan, serta masyarakat sekitar yang dengan antusias berpartisipasi.

Kepala RRI Takengon, Ani Hasanah Mubarok, S.Pd., M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa RRI Fest 2025 akan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 September 2025.

Menurutnya, tema tahun ini mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong kehidupan yang lebih sehat, menjaga kelestarian alam, serta melestarikan budaya lokal. “RRI Fest diharapkan menjadi platform integrasi antara media publik, masyarakat, dan berbagai elemen bangsa untuk mewujudkan Asta Cita Indonesia”, ujarnya.

Momen Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Wabup Muchsin Hasan : Generasi Muda Penentu Kedaulatan Bangsa

Sementara itu, dalam sambutannya saat membuka acara, Pj. Sekda Aceh Tengah menekankan pentingnya gerakan menanam pohon sebagai bentuk investasi masa depan.

“Menanam pohon bukan hanya menanam batang kayu, tetapi menanam harapan bagi generasi yang akan datang. Saya berpesan, rawatlah lingkungan kita seperti merawat diri sendiri. Mari kita jaga sungai, tanami kembali hutan yang gundul, dan bangun kesadaran budaya yang berpihak kepada alam”, tegas Mursyid.

Sebagai wujud nyata, Pj. Sekda bersama peserta turut menanam 300 batang pohon aren di sepanjang aliran Sungai DAS Peusangan. Penanaman ini diharapkan menjadi awal dari gerakan penghijauan yang lebih masif di Aceh Tengah.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan untuk melindungi lingkungan sekaligus memperkuat nilai budaya lokal.

Bupati Tagore Matangkan CPCL 10,2 juta Batang Bibit Kopi

Populer Bulan Ini

01

Cara Cek Status Desil JKA 2026, Ini Penjelasan Pemerintah Aceh

02

Ini dia jadwal hari raya Idul Adha 2026

03

CPNS 2026 Segera Dibuka, Ini Jadwal Pendaftaran CPNS, Syarat dan Dokumen yang Wajib Disiapkan

04

Harga Emas di Takengon Stabil di Awal Mei

05

Seorang Anak Tenggelam Saat Berenang di Kala Rawe, Tim TRC Menuju Lokasi

Ikuti Kami di Instagram

Ikuti Kami di TikTok

Loading TikTok feed...