Medan – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., menegaskan bahwa publikasi merupakan bagian penting dari pelayanan publik di era digital. Menurutnya, setiap program dan hasil kerja pemerintah harus diketahui masyarakat secara luas agar informasi yang diterima publik berdasarkan fakta, bukan asumsi maupun informasi yang tidak benar.
Penegasan tersebut disampaikan saat menutup Pelatihan Video Konten Kreator Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang berlangsung di Kantor Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia (BBLSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital RI Medan, Jumat (26/06/2026).
Pelatihan hasil kerja sama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Tengah dengan BBLSDM Komdigi Medan ini diikuti 62 peserta yang berasal dari SKPK, UPTD, Kecamatan, hingga satuan pendidikan tingkat SD, SMP dan TK.
Dalam laporannya, Sekretaris Dinas Kominfo Aceh Tengah, Alwin Syahri, S.E., mengatakan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam memperkuat transformasi digital, khususnya di bidang komunikasi publik.
Ia menjelaskan, kemampuan membuat konten digital menjadi kebutuhan bagi setiap perangkat daerah agar program, pelayanan, dan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini seluruh peserta mampu menerjemahkan program – program pemerintah ke dalam konten yang kreatif, informatif, dan mudah dipahami masyarakat. Kerja – kerja pemerintah harus dipublikasikan secara luas agar masyarakat mengetahui apa yang telah dilakukan pemerintah”, ujar Alwin.
Sementara itu, Kepala BBLSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI Medan, Dr. Christiany Juditha, S.Sos., M.A., menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam meningkatkan kapasitas aparatur di bidang komunikasi digital.
Menurutnya, tugas aparatur sipil negara tidak hanya menjalankan program pemerintahan, tetapi juga menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat melalui media digital.
“Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut. Masih banyak tema yang dapat dikembangkan, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung produktivitas ASN dalam membuat konten dan menyampaikan informasi kepada masyarakat”, katanya.
Menutup kegiatan, Bupati Haili Yoga menekankan bahwa setiap aparatur pemerintah harus mampu menjadi komunikator yang baik. Di tengah derasnya arus informasi, pemerintah tidak cukup hanya bekerja, tetapi juga harus memastikan hasil kerja tersebut diketahui masyarakat.
“Di era digital ini kita tidak boleh hanya bekerja. Kerja pemerintah wajib diketahui publik. Jangan sampai kita sudah bekerja siang dan malam, tetapi masyarakat tidak mengetahui karena tidak dipublikasikan. Ruang kosong informasi akan diisi oleh opini, bahkan fitnah”, tegas Haili Yoga.
Bupati meminta seluruh peserta memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk menghasilkan konten yang kreatif, menarik, dan informatif, sehingga mampu memperlihatkan berbagai program pembangunan dan pelayanan pemerintah secara nyata.
Ia juga mengingatkan bahwa publikasi bukan sekadar membuat konten media sosial, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah melalui informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita terus bekerja untuk masyarakat. Selain sebagai pelayan, tugas kita berikutnya adalah memastikan masyarakat mengetahui apa yang sudah dan sedang kita kerjakan. Publikasi yang baik akan melahirkan kepercayaan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menangkal berbagai informasi yang tidak sesuai dengan fakta”, pungkasnya.

