Bener Meriah — Jembatan darurat di Kampung Suka Jadi, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah kembali putus akibat meningkatnya debit air setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Jumat (10 April 2026). Putusnya jembatan ini membuat akses utama warga setempat tidak dapat dilalui.
Akibatnya, masyarakat terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui Kampung Suka Rame dengan menempuh waktu perjalanan sekitar 45 menit.
Seorang warga mengatakan, putusnya jembatan darurat tersebut sangat berdampak pada mobilitas masyarakat, terutama bagi warga yang hendak bekerja ke kebun maupun anak-anak yang berangkat ke sekolah.
“Biasanya kami lewat sini lebih cepat, tapi sekarang harus memutar lewat Suka Rame. Waktu tempuh jadi lebih lama, hampir satu jam,” ujar warga.
Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar akses penghubung antar kampung tersebut bisa kembali digunakan. Pasalnya, jembatan darurat itu menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi dan kebutuhan harian masyarakat setempat.
