Takengon, Aceh Tengah — Kabar membanggakan datang dari dataran tinggi Gayo. Istiqamah dari Gayo terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan “100 FAO Women Heroes in Agrifood Systems and Rural Development” yang diberikan oleh Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) sebagai bentuk pengakuan terhadap perempuan yang berkontribusi dalam sistem pangan, pertanian, dan pembangunan pedesaan.
Dalam proses seleksinya, FAO melakukan penilaian terhadap 600 calon dari 131 negara. Dari proses tersebut, Indonesia terpilih memiliki dua wakil perempuan petani, salah satunya adalah Istiqamah dari salah satu Koperasi di Gayo.
Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Gayo dan Aceh Tengah, karena kiprah perempuan dari daerah dataran tinggi Gayo mendapatkan pengakuan di tingkat internasional. Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa kontribusi perempuan dalam sektor pertanian, pemberdayaan masyarakat, koperasi, dan pembangunan pedesaan memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Berdasarkan surat resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia tertanggal 16 September 2026, seluruh penerima penghargaan diundang untuk menghadiri acara penyerahan penghargaan yang akan berlangsung pada 15 Oktober 2026 di Gedung FAO, Roma, Italia.
Dengan demikian, Istiqamah dijadwalkan hadir di Roma, Italia, pada 15 Oktober 2026 untuk menerima penghargaan tersebut. Kehadirannya menjadi momentum bersejarah dan membawa nama Gayo, Aceh Tengah, dan Indonesia ke panggung Dunia internasional.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia, khususnya perempuan di pedesaan, untuk terus berperan aktif dalam pengembangan pertanian, penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta pembangunan pedesaan yang berkelanjutan.

