TAKENGON – Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh membuka program bantuan pendidikan bagi mahasiswa terdampak bencana hidrometeorologi tahun anggaran 2026.
Program bantuan pendidikan ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif jenjang D1, D2, D3, D4 dan S1 yang berasal dari wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.
Dalam pengumuman bernomor BPSDM.400.14.4.3/472/2026 disebutkan sebanyak 18 kabupaten/kota masuk dalam wilayah terdampak langsung bencana hidrometeorologi sesuai Keputusan Gubernur Aceh Nomor 300.2/68/2026 tentang rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana hidrometeorologi Aceh tahun 2026–2028.
Daerah yang masuk dalam program tersebut di antaranya Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Selatan hingga Kota Langsa dan Subulussalam.
Pendaftaran bantuan pendidikan dilakukan secara online mulai 11 Mei hingga 2 Juni 2026 melalui tautan berikut:
Link Pendaftaran Bantuan Pendidikan BPSDM Aceh
https://s.id/seleksibantuanhidrometeorologiBPSDM
Seleksi administrasi berlangsung pada 13 Mei hingga 3 Juni 2026. Sementara pengumuman kelulusan penerima bantuan pendidikan dijadwalkan pada 7 Juli 2026.
Mahasiswa yang ingin mendaftar diwajibkan melampirkan sejumlah dokumen seperti surat aktif kuliah, kartu tanda mahasiswa, kartu hasil studi, transkrip nilai beserta IPK, KTP dan KK Aceh, serta surat keterangan terdampak bencana dari keuchik atau kepala desa.
Selain itu, calon penerima diprioritaskan bagi keluarga rentan yang terdampak secara ekonomi akibat bencana hidrometeorologi dan tidak sedang menerima bantuan pendidikan atau beasiswa penuh dari pihak lain.
BPSDM Aceh juga mensyaratkan penerima bantuan memiliki rekening Bank Aceh Syariah atas nama pribadi yang dibuktikan dengan salinan buku rekening.
Pengumuman tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, ST., D.E.A.

